Dalam Perjalanan Pulang dari Rusia, KRI I Gusti Ngurah Rai-332 Gelar Passing Exercise dengan Sejumlah Negara

- Redaksi

Thursday, 13 August 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — TNI Angkatan Laut menegaskan bahwa kegiatan bersama Angkatan Laut China yang direncanakan berlangsung di perairan sebelah timur Taiwan bukan merupakan latihan perang atau war fighting, melainkan passing exercise yang menjadi bagian dari tradisi interaksi antarangkatan laut.

Penjelasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyusul munculnya sorotan publik dan respons Taiwan terkait rencana kegiatan pelayaran bersama antara TNI AL dan Angkatan Laut China.

“Passing exercise yang dilaksanakan bukan bersifat war fighting, tetapi sebagai tradisi navy secara universal apabila melintas wilayah perairan suatu negara,” kata Tunggul.

ADVERTISEMENT

KOL Management

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Tunggul, passing exercise merupakan bentuk interaksi yang lazim dilakukan antarkapal perang dalam pelayaran internasional. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komunikasi dan diplomasi maritim antarangkatan laut.

Baca Juga :  Lebih dari 24 Jam, Kebakaran Sampah di Pisangan Tangsel Masih Ditangani 8 Unit Damkar

“Hal itu dilakukan sebagai wujud persaudaraan antar angkatan laut dan diplomasi maritim yang melekat pada kapal perang,” ujarnya.

KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dalam Perjalanan Pulang dari Rusia

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari perjalanan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 menuju Indonesia setelah menyelesaikan Latihan Bersama ORRUDA 2026 di Vladivostok, Rusia.

Dalam perjalanan kembali ke Tanah Air, kapal perang TNI AL tersebut dijadwalkan melaksanakan sejumlah passing exercise dengan angkatan laut negara-negara yang dilintasi.

“Selama perjalanan lintas laut KRI I Gusti Ngurah Rai 332 dari Vladivostok, Rusia, sampai kembali ke Tanah Air akan melaksanakan latihan passing exercise dengan negara-negara yang akan dilewati,” jelas Tunggul.

Dengan demikian, kegiatan bersama Angkatan Laut China menjadi bagian dari rangkaian interaksi maritim selama perjalanan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 menuju Indonesia.

Sorotan Taiwan

Baca Juga :  Perkara Satelit 123° BT Dibuka di Persidangan, Ini Tiga Terdakwa dan Nama-Nama yang Muncul

Rencana kegiatan tersebut mendapat perhatian Taiwan karena pelaksanaannya berada di kawasan perairan sebelah timur Taiwan. Sorotan muncul setelah beredar pemberitaan mengenai rencana kegiatan antara KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan kapal Angkatan Laut China.

TNI AL kemudian menjelaskan bahwa kegiatan itu tidak dirancang sebagai simulasi pertempuran ataupun latihan peperangan.

Menurut penjelasan TNI AL, passing exercise ditempatkan dalam konteks tradisi angkatan laut internasional, komunikasi antarkapal, persaudaraan sesama pelaut atau naval brotherhood, serta diplomasi maritim.

Melalui kegiatan tersebut, TNI AL juga menegaskan praktik diplomasi maritim Indonesia tetap dijalankan dalam kerangka hubungan profesional antarangkatan laut selama pelayaran internasional.

Penjelasan tersebut sekaligus memberikan konteks terhadap kegiatan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 bersama Angkatan Laut China, yakni sebagai passing exercise dalam perjalanan pulang menuju Indonesia, bukan sebagai latihan perang.

Berita Terkait

Meriah dan Penuh Semangat, Indonesia Buka ASEAN Cup 2026 sebagai Tuan Rumah
Tembus Jalur Sulit dan Jangkau Patok Jauh, Begini Cara TNI Patroli Pakai Kuda
Polisi Usut Kasus Anak di Bogor Bunuh Ayah Kandung yang Dipicu Cekcok
Begitu Kabar Emas Datang, Presiden Prabowo Langsung Apresiasi Perjuangan Atlet Indonesia
Polisi Usut Kasus Fotografer di Bogor Kena Tipu Daya Begal Berkelubung Tawaran Kerja Subuh
Panik Dikejutkan Kobaran Api, Korban Kebakaran di Kebayoran Lama Ungkap Detik-Detik Kejadian
Olah TKP Dimulai, Polisi Usut Penyebab Puluhan Tank Kontainer Terbakar di NPCT1
Momen Bersejarah! Kapal Induk Pertama RI Masuki Perairan Indonesia
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 23:01 WIB

Jadi Tuan Rumah ASEAN Cup 2026, Indonesia Sambut Asia Tenggara dengan Kekayaan Budaya

Friday, 25 September 2026 - 22:02 WIB

Meriah dan Penuh Semangat, Indonesia Buka ASEAN Cup 2026 sebagai Tuan Rumah

Friday, 25 September 2026 - 17:46 WIB

Tembus Jalur Sulit dan Jangkau Patok Jauh, Begini Cara TNI Patroli Pakai Kuda

Friday, 25 September 2026 - 10:43 WIB

Polisi Usut Kasus Anak di Bogor Bunuh Ayah Kandung yang Dipicu Cekcok

Thursday, 24 September 2026 - 11:48 WIB

Polisi Usut Kasus Fotografer di Bogor Kena Tipu Daya Begal Berkelubung Tawaran Kerja Subuh

Wednesday, 23 September 2026 - 13:55 WIB

Panik Dikejutkan Kobaran Api, Korban Kebakaran di Kebayoran Lama Ungkap Detik-Detik Kejadian

Tuesday, 22 September 2026 - 11:12 WIB

Olah TKP Dimulai, Polisi Usut Penyebab Puluhan Tank Kontainer Terbakar di NPCT1

Thursday, 17 September 2026 - 19:50 WIB

Momen Bersejarah! Kapal Induk Pertama RI Masuki Perairan Indonesia

Berita Terbaru