Partai Serta Caleg yang Menutupi Riwayat Hidup Patut Dicurigai, Dinilai Tak Pantas Dipilih

- Redaksi

Thursday, 9 November 2023 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Xwarta, Jakarta – Pakar hukum kepemiluan Universitas Indonesia, Titi Anggraini mengimbau pemilih untuk tidak memilih calon anggota legislatif (caleg) dan partai politik yang membiarkan calegnya tidak mau membuka profil dan riwayat hidupnya kepada publik.

Ada 30 persen dari 9.917 caleg DPR RI dalam Daftar Calon Tetap (DCT) yang diumumkan KPU RI pada 3 November lalu dan tidak membuka daftar riwayat hidupnya.

“Patut dicurigai bahwa ada hal yang sengaja ditutupi dari mereka dari akses dan pengetahuan publik. Sosok seperti itu tidak layak dan tidak pantas dipilih untuk menjadi wakil rakyat,” kata Titi pada Senin (6/11/2023).

ADVERTISEMENT

KOL Management

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat jadi caleg saja sudah berjarak dengan rakyat, apalagi ketika sudah menjadi pejabat terpilih,” ujar dia.

“Dengan KPU tetap akan meminta persetujuan partai politik, maka kini saatnya pemilih menghukum langsung caleg dan partai yang tidak mau terbuka,” ujar Titi.

“Adanya caleg dan partai politik yang membiarkan calegnya tidak membuka data profil atau riwayat hidup adalah suatu ironi dan bentuk kemunduran dalam berdemokrasi. Seseorang yang berkontestasi untuk menjadi wakil rakyat justru membangun benteng kerahasiaan dengan publik terkait rekam jejaknya,” kata dia.

Ia menuturkan, publik jelas berkepentingan atas rekam jejak calon wakilnya di parlemen, khususnya berkenaan dengan kapasitas si calon dalam kaitannya dengan posisi yang diperebutkan.

Baca Juga :  Polda Banten Usut Kasus Penimbunan Solar Subsidi di Serang Modus Kencingan

Publik jelas perlu tahu kiprah si calon dalam profesi/jabatannya serta memastikan mereka terbebas dari masalah hukum, khususnya tindak pidana berat yang menodai integritas seperti korupsi.

“Tanpa referensi profil dan rekam jejak, maka pemilih bisa salah dalam membuat pilihan dan teralihkan fokusnya pada hal-hal yang sifatnya simbolik dan gimik-gimik semata,” kata Titi.

“Ini berdampak pada kualitas wakil rakyat yang bisa makin buruk dan bisa memperlemah kinerja parlemen. Berikutnya hal itu bisa mempengaruhi mutu legislasi, ketepatan alokasi anggaran, serta efektivitas fungsi pengawasan oleh parlemen,” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, 2.965 calon anggota DPR atau sekitar 30 persen dari total 9.917 calon dari 18 partai politik nasional peserta Pemilu 2024 tidak bersedia untuk memublikasikan daftar riwayat hidup.

Berita Terkait

Asap Karhutla Meluas ke Singapura dan Malaysia, Belum Jadi Bencana Nasional
Motor Meledak Saat Kabur dari Pengejaran, Dua Pencuri Motor di Koja Diamankan Polisi
Rosslaw Indonesia – Platform Belajar Hukum dan Legal AI untuk Mahasiswa Indonesia
Modus Bujukan Saat Hendak Les, 2 Bocah di Jakbar Diculik dan Kalungnya Disita Pelaku
Indonesia Beri Penghormatan kepada Pasukan Jepang, Menhan Sjafrie: Kerja Sama Pertahanan Hadir untuk Kemanusiaan
Polda Banten Usut Kasus Penimbunan Solar Subsidi di Serang Modus Kencingan
Satpol PP Bogor Amankan Terminal Cibinong, 1.482 Botol Miras Disita dari Toko Kelontong
Sempat Diamankan Warga, Pria Diduga Transaksi Narkoba di Bogor Kini Ditangani Polisi
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 20:06 WIB

GBK Jadi Panggung Budaya Jelang Final Timnas Indonesia vs Thailand

Saturday, 26 September 2026 - 18:17 WIB

Bikin Merinding! Rahmat Erwin Bawa Indonesia Raih Emas Kedua Asian Games 2026

Sunday, 2 November 2025 - 14:33 WIB

Rekomendasi Jasa Clipper Video – ClipperVideo.ID Terbaik di Indonesia

Wednesday, 22 January 2025 - 11:08 WIB

Kenali Berbagai Jenis Penyakit Kulit & Cara Mengatasinya

Tuesday, 21 January 2025 - 11:56 WIB

Memanfaatkan Tanaman Herbal: Manfaat dan Cara Menanamnya

Friday, 17 January 2025 - 08:47 WIB

Prediksi Cuaca Ekstrem 2025: Tips Serta Persiapannya

Wednesday, 15 January 2025 - 13:33 WIB

Bagaimana Industri Kreatif Indonesia Merambah Pasar Global?

Wednesday, 8 January 2025 - 11:53 WIB

Masa Depan Pekerjaan Jarak Jauh: Tren dan Prediksi untuk 2025

Berita Terbaru

Ilustrasi: citra satelit sebaran asap karhutla di Kalimantan pada 2019. (Foto: NASA via Wikimedia Commons)

Internasional

Asap Karhutla Meluas ke Singapura dan Malaysia, Belum Jadi Bencana Nasional

Wednesday, 14 Oct 2026 - 16:14 WIB