BOGOR — Aparat kepolisian bergerak cepat menyelidiki peristiwa tindak pidana kejahatan jalanan yang menimpa warga. Kasus fotografer di Bogor kena tipu daya begal ini diduga menggunakan modus penawaran jasa pemotretan pada jam-jam rawan subuh hari.
Kejadian bermula saat korban menerima pesanan kerja dari seseorang yang belum dikenal melalui pesan singkat. Tergiur oleh peluang pekerjaan tersebut, korban lantas menyanggupi jadwal pemotretan yang disepakati pada dini hari.
Setibanya di area lokasi kejadian yang relatif sepi, korban justru dihadang oleh beberapa orang tidak dikenal. Dengan intimidasi, para pelaku dengan cepat merampas kendaraan bermotor beserta peralatan kamera berharga yang dibawa korban sebelum akhirnya melarikan diri dari tempat kejadian perkara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas kepolisian dari satuan reserse kriminal yang menerima laporan korban langsung mendatangi lokasi guna menggelar olah TKP awal. Penyelidikan intensif kini terus dilakukan dengan mengumpulkan jejak komunikasi serta rekaman kamera pengawas di sekitar jalur evakuasi para pelaku.











