“suara” Jadi Ruang bagi REI SARAH Menyuarakan Kesepian, Keraguan Diri, dan Harapan Akan Kehadiran

- Redaksi

Friday, 28 August 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Musisi REI SARAH resmi merilis single terbarunya bertajuk “suara” pada Jumat, 28 Agustus 2026. Dalam karya terbarunya ini, REI SARAH menggandeng Renaldy Pujiansyah sebagai studio producer, menghadirkan lagu bernuansa intim yang mengangkat kesendirian, rasa tidak cukup terhadap diri sendiri, hingga kebutuhan manusia untuk dicintai dan memiliki seseorang yang tetap tinggal.

Berbeda dari lagu dengan cerita cinta yang disampaikan secara langsung, “suara” dibangun seperti percakapan batin. REI SARAH memadukan bahasa Jepang dan Inggris dalam liriknya, membuat perjalanan emosional lagu terasa personal sekaligus memiliki karakter tersendiri.

Lagu dibuka dengan sebuah bisikan yang seakan datang di tengah kesunyian:

ADVERTISEMENT

KOL Management

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mimi ni sasayaku oto”
(Sebuah bisikan sampai ke telingaku)

Kemudian muncul sebuah permintaan sederhana:

“Dareka, kono te wo totte kure”
(Seseorang, tolong genggam tanganku.)

Dua penggalan tersebut menjadi pintu masuk menuju cerita “suara”. Sosok dalam lagu digambarkan berada dalam kesendirian dan membutuhkan seseorang yang bersedia hadir.

Perasaan tersebut kemudian dijawab pada bagian chorus melalui pesan tentang kehadiran dan kesetiaan. Ada seseorang yang mengatakan bahwa ia akan tetap berada di sisi, mengikuti perjalanan, dan berjalan bersama sambil menggenggam tangan.

Baca Juga :  Temukan Produk Import Terfavorit di Moerahnie.com Hari Ini

Pesan itu diperkuat melalui frasa Jepang “Soba ni iru”, yang berarti “aku akan tetap berada di sisimu,” serta “Ayunde yuku”, yang menggambarkan keputusan untuk terus melangkah maju bersama.

Namun, lapisan emosional “suara” semakin terasa ketika memasuki verse kedua. REI SARAH membawa pendengar kepada sisi seseorang yang telah terlalu lama terbiasa menjalani kehidupan seorang diri:

“Nagaraku hitori de”
(Aku sudah sendirian begitu lama.)

Kesendirian tersebut bukan semata-mata keadaan. Tokoh dalam lagu justru merasa dirinya memiliki kekurangan dan memilih menjaga jarak karena menganggap dirinya tidak cukup baik.

Di balik semua pertahanan itu, muncul salah satu pengakuan paling personal dalam lagu:

“Ai saretai”
(Aku ingin dicintai.)

Kalimat sederhana tersebut menjadi salah satu inti emosional “suara”. Bahkan seseorang yang penuh keraguan terhadap dirinya sendiri tetap memiliki keinginan untuk diterima dan dicintai.

Baca Juga :  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Pertanyaan “To itte mo ii no kana”—yang dapat dimaknai sebagai “apakah aku boleh mengatakan itu?”—kemudian memperlihatkan kerentanan tersebut. Keinginan untuk dicintai bahkan terasa seperti sesuatu yang harus dipertanyakan.

Di sinilah judul “suara” mendapatkan maknanya. Suara dalam lagu dapat dibaca sebagai kehadiran yang datang ketika seseorang berada di titik paling sepi: suara orang lain, suara dari dalam diri, atau sekadar sebuah pengingat bahwa perjalanan hidup tidak selalu harus dilalui sendirian.

Sebagai studio producer, Renaldy Pujiansyah terlibat dalam proses produksi karya tersebut bersama REI SARAH. Pendekatan produksi diarahkan untuk memberikan ruang kepada emosi dan cerita sehingga kekuatan lagu tidak hanya berada pada komposisi musik, tetapi juga pada pesan yang dibawa liriknya.

Pada akhirnya, “suara” berbicara tentang sesuatu yang sangat sederhana tetapi universal: di balik seseorang yang terlihat mampu berjalan sendiri, terkadang terdapat harapan agar ada satu suara yang mengatakan bahwa dirinya tidak sendirian.

Berita Terkait

Ribuan Massa Gelar Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Bawa 11 Poin Tuntutan
Tim Patroli Brimob Ringkus Tiga Pelaku Kasus Perampasan Ponsel di Jakbar
Kodim 0507/Kota Bekasi Kerahkan Personel Bantu Tangani Dampak Abu Vulkanik
Pemkab Pastikan Pelayanan Publik Aman Meski Ada Hujan Abu Anak Krakatau di Bogor
Lebih dari 24 Jam, Kebakaran Sampah di Pisangan Tangsel Masih Ditangani 8 Unit Damkar
Bukan Sekadar Membantu, Deddy Corbuzier Kembalikan Panggung dan Harapan Pesulap Senior 65 Tahun
Jepang Kerahkan 3 Helikopter CH-47 Bantu Indonesia Atasi Karhutla, Menhan Sjafrie Ungkap Kerja Sama Pertahanan
153 Warga Terdampak Gempa di Ngada Terima Bantuan dari Deddy Corbuzier dan Rumah Zakat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 20:21 WIB

NordVPN Portable + Product Key [Clean] Instant

Thursday, 10 September 2026 - 17:21 WIB

iZotope Nectar Portable exe GitHub

Thursday, 10 September 2026 - 02:02 WIB

WinRAR 2025 Crack + Serial Key Windows 11 [Lifetime]

Wednesday, 9 September 2026 - 22:09 WIB

AmpHub Free[Activated] [Final]

Wednesday, 9 September 2026 - 19:06 WIB

SAM Broadcaster Pro Crack + Keygen All Versions Full Tested

Wednesday, 9 September 2026 - 10:06 WIB

MacX Video Converter Pro Crack + Portable Clean (x86x64) [no Virus] Bypass

Wednesday, 9 September 2026 - 10:06 WIB

ManyCam Pro Crack + Portable (x86x64) [Clean] MEGA

Wednesday, 9 September 2026 - 07:06 WIB

DOC to Image Converter Portable + License Key Full [x86-x64] [Latest]

Berita Terbaru

Patches

NordVPN Portable + Product Key [Clean] Instant

Thursday, 10 Sep 2026 - 20:21 WIB

Editors

Half-Life: Alyx Cracked Keys GOTY gDrive

Thursday, 10 Sep 2026 - 17:21 WIB

Patches

iZotope Nectar Portable exe GitHub

Thursday, 10 Sep 2026 - 17:21 WIB