Pekerja Sipil Jadi Sasaran KKB, TNI Perkuat Perlindungan dan Lakukan Pencarian di Tolikara

- Redaksi

Monday, 3 August 2026 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolikara – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang kamp pekerja proyek jalan PT SHJ di Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, pada Minggu malam, 2 Agustus 2026. Serangan tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia, sementara tiga pekerja lainnya masih belum diketahui keberadaannya.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan serangan terjadi secara mendadak ketika para pekerja sedang beristirahat di dalam kamp.

Keterangan tersebut sekaligus mengoreksi informasi awal yang menyebutkan peristiwa terjadi pada Senin dini hari.

ADVERTISEMENT

KOL Management

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyerangan terhadap kamp PT SHJ dilakukan pada Minggu malam saat para korban sedang beristirahat,” kata Tri Purwanto.

Baca Juga :  Prabowo Setujui Kenaikan Tukin Kemenhan dan TNI, Penyesuaian Pertama Sejak 2018

Dari lima korban meninggal dunia, empat jenazah telah teridentifikasi, yakni Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Alfons, dan Barengga. Tiga jenazah telah dievakuasi ke RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, sedangkan satu jenazah dibawa ke Karubaga. Satu jenazah lainnya masih berada di lokasi kejadian.

KKB Serang Tolikara

Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras serangan tersebut karena para korban merupakan warga sipil yang sedang bekerja membangun infrastruktur untuk kepentingan masyarakat Papua.

Berdasarkan data sementara, terdapat 10 pekerja di kamp PT SHJ saat penyerangan berlangsung. Tiga pekerja hingga kini masih belum diketahui nasib dan keberadaannya.

Baca Juga :  Kaesang Mengatakan Siap Terima Gibran di PSI

“Kamp PT SHJ terdapat 10 orang pekerja. Tiga orang di antaranya belum diketahui nasibnya,” ujar Tri Purwanto.

Personel gabungan TNI dan Polri telah dikerahkan untuk mengevakuasi para korban, mencari pekerja yang hilang, serta mengejar kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam penyerangan.

Aparat juga meningkatkan pengamanan untuk memastikan situasi di sekitar lokasi tetap kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat serta para pekerja yang menjalankan pembangunan di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Gunakan Teknik Vertical Rescue, TNI Angkat Jenazah Warga dari Dasar Longsoran Yahukimo
Prabowo Setujui Kenaikan Tukin Kemenhan dan TNI, Penyesuaian Pertama Sejak 2018
Belum Ada Bukti Resmi, Warganet Minta Isu Sitaan Tak Dikaitkan dengan Kemhan
Kemhan Respons Insiden Bus Dinas dan Ojol, Kedua Pihak Sepakat Berdamai
Sekjen Kemhan Kawal Pengesahan Kerja Sama Pertahanan RI–Malaysia dan RI–Turki di DPR
Kemhan Pastikan Manfaat Kapal Giuseppe Garibaldi Seimbang dengan Biaya Operasional
Respons Wacana Efisiensi Anggaran, Kemhan Tegaskan Pertahanan Tak Hanya Diukur dari Besaran Anggaran
Demi Kelancaran Distribusi BBM, Istana Tegaskan Penugasan TNI Hanya Sementara
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 2 August 2026 - 21:11 WIB

Gunakan Teknik Vertical Rescue, TNI Angkat Jenazah Warga dari Dasar Longsoran Yahukimo

Wednesday, 15 July 2026 - 19:42 WIB

Sinergi TNI–Pertamina Amankan Distribusi BBM, Antrean SPBU di Sumut Berangsur Normal

Monday, 13 July 2026 - 17:31 WIB

BREAKING NEWS! Satgas PKH Pastikan Penindakan Tetap Berjalan, Fokus Selamatkan Aset Negara

Sunday, 2 November 2025 - 14:33 WIB

Rekomendasi Jasa Clipper Video – ClipperVideo.ID Terbaik di Indonesia

Thursday, 24 April 2025 - 12:01 WIB

Prabowo Utus 4 Tokoh Untuk Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus

Friday, 11 April 2025 - 14:13 WIB

Eropa ‘Mundur Teratur’ Terkait Tarif Resiprokal Trump, China Kini Mengambil Langkah Sendiri?

Thursday, 10 April 2025 - 14:28 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tajam Menyentuh Rp1,84 Juta per Gram

Friday, 14 February 2025 - 15:04 WIB

Ingin Viral Di Sosial Media? Aplikasi Ini Jadi Jawabannya!

Berita Terbaru