Perdana Menteri Israel Menolak Gencatan Senjata, Bersumpah untuk Terus Bertempur sampai Menang

- Redaksi

Tuesday, 31 October 2023 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Xwarta, Jakarta – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menolak gencatan senjata di Gaza.

Dia menegaskan bahwa gencatan senjata dalam perang melawan Hamas tidak akan pernah terjadi. Senin (30/10/2023). Dalam sebuah pengarahan kepada media, Netanyahu menyampaikan, gencatan senjata sama saja dengan menyerah kepada HAMAS.

“Seruan untuk gencatan senjata adalah seruan agar Israel menyerah kepada Hamas. Ini tidak akan terjadi,” katanya, seraya bersumpah bahwa Israel akan “berjuang sampai pertempuran ini dimenangi”.

ADVERTISEMENT

KOL Management

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagaimana diberitakan AFP, sekutu Israel, Amerika Serikat (AS), juga menolak gencatan senjata.

BACA JUGA :  Elon Musk Beri Akses Starlink untuk Organisasi Bantuan di Gaza
Baca Juga :  Sustainable Tourism in Bali: Balancing Preservation and Growth

“Kami tidak yakin bahwa gencatan senjata adalah jawaban yang tepat untuk saat ini,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby.

Namun, dia menganggap perlu adanya jeda pertempuran untuk memasukkan bantuan ke Gaza.

Ketika pasukan Israel bertempur melawan pasukan Hamas di dalam wilayah Palestina yang sempit dan mengirimkan tank-tank ke pinggiran Kota Gaza, kekhawatiran akan meluasnya krisis kemanusiaan semakin meningkat.

Kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA, Philippe Lazzarini, menyerukan agar Dewan Keamanan PBB menuntut gencatan senjata kemanusiaan segera.

“Sistem yang ada untuk mengizinkan bantuan masuk ke Gaza akan gagal kecuali ada kemauan politik untuk membuat aliran pasokan menjadi berarti, sesuai dengan kebutuhan kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya, dikutip dari Al Jazeera.

Berita Terkait

Asap Karhutla Meluas ke Singapura dan Malaysia, Belum Jadi Bencana Nasional
GBK Jadi Panggung Budaya Jelang Final Timnas Indonesia vs Thailand
Indonesia Beri Penghormatan kepada Pasukan Jepang, Menhan Sjafrie: Kerja Sama Pertahanan Hadir untuk Kemanusiaan
Jadi Tuan Rumah ASEAN Cup 2026, Indonesia Sambut Asia Tenggara dengan Kekayaan Budaya
Begitu Kabar Emas Datang, Presiden Prabowo Langsung Apresiasi Perjuangan Atlet Indonesia
Momen Diplomasi Pertahanan RI–Jepang di Mempawah, Sjafrie Temui Langsung Pasukan Jepang
Gunakan Teknik Vertical Rescue, TNI Angkat Jenazah Warga dari Dasar Longsoran Yahukimo
Ara Pastikan Piala Presiden 2026 Didukung Sponsor Swasta dan Libatkan 100 UMKM
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 20:06 WIB

GBK Jadi Panggung Budaya Jelang Final Timnas Indonesia vs Thailand

Saturday, 26 September 2026 - 18:17 WIB

Bikin Merinding! Rahmat Erwin Bawa Indonesia Raih Emas Kedua Asian Games 2026

Sunday, 2 November 2025 - 14:33 WIB

Rekomendasi Jasa Clipper Video – ClipperVideo.ID Terbaik di Indonesia

Wednesday, 22 January 2025 - 11:08 WIB

Kenali Berbagai Jenis Penyakit Kulit & Cara Mengatasinya

Tuesday, 21 January 2025 - 11:56 WIB

Memanfaatkan Tanaman Herbal: Manfaat dan Cara Menanamnya

Friday, 17 January 2025 - 08:47 WIB

Prediksi Cuaca Ekstrem 2025: Tips Serta Persiapannya

Wednesday, 15 January 2025 - 13:33 WIB

Bagaimana Industri Kreatif Indonesia Merambah Pasar Global?

Wednesday, 8 January 2025 - 11:53 WIB

Masa Depan Pekerjaan Jarak Jauh: Tren dan Prediksi untuk 2025

Berita Terbaru

Ilustrasi: citra satelit sebaran asap karhutla di Kalimantan pada 2019. (Foto: NASA via Wikimedia Commons)

Internasional

Asap Karhutla Meluas ke Singapura dan Malaysia, Belum Jadi Bencana Nasional

Wednesday, 14 Oct 2026 - 16:14 WIB