Kemhan Pastikan Manfaat Kapal Giuseppe Garibaldi Seimbang dengan Biaya Operasional

- Redaksi

Tuesday, 21 July 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia memastikan rencana hibah kapal Giuseppe Garibaldi dari Italia dikaji secara menyeluruh dengan mempertimbangkan manfaat strategis, kebutuhan operasional, serta kemampuan anggaran pertahanan nasional.

Kajian tersebut tidak hanya melihat status kapal yang ditawarkan melalui skema hibah, tetapi juga mencakup biaya operasional, pemeliharaan, penyesuaian teknologi, dan peningkatan kemampuan kapal selama masa penggunaannya.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengatakan seluruh aspek biaya menjadi bagian penting dalam proses pertimbangan pemerintah.

ADVERTISEMENT

KOL Management

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keputusan terkait Giuseppe Garibaldi harus didasarkan pada keseimbangan antara manfaat yang diterima negara dan biaya yang dibutuhkan untuk menjaga kesiapan operasional kapal.

“Seluruh kebutuhan operasional, pemeliharaan, serta penyesuaiannya tetap dihitung secara cermat agar manfaat yang diterima sebanding dan tidak menimbulkan beban yang tidak proporsional terhadap anggaran pertahanan,” kata Rico.

Ia menegaskan bahwa ukuran utama dalam kajian tersebut bukan semata-mata besar atau kecilnya biaya, melainkan nilai strategis, operasional, dan kemanusiaan yang dapat diberikan kapal tersebut bagi kepentingan nasional.

Baca Juga :  Kemhan Respons Insiden Bus Dinas dan Ojol, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Giuseppe Garibaldi dinilai berpotensi menghadirkan sejumlah kemampuan yang saat ini belum dimiliki Indonesia secara optimal. Kapal tersebut dapat digunakan sebagai pusat komando dan pengendalian dalam operasi laut, sekaligus mendukung pengoperasian helikopter dan kendaraan udara tanpa awak atau UAV.

Kehadiran kapal itu juga berpotensi meningkatkan kemampuan Indonesia dalam memperkuat kehadiran negara di wilayah laut rawan serta mendukung penanganan pelanggaran wilayah, penyelundupan, perompakan, dan berbagai bentuk kejahatan lintas batas.

Selain untuk kepentingan pertahanan, Giuseppe Garibaldi juga memiliki potensi besar dalam mendukung operasi kemanusiaan dan tanggap darurat bencana.

Dengan kapasitas angkut dan kemampuan operasional yang dimiliki, kapal tersebut dapat difungsikan untuk mendukung distribusi bantuan, evakuasi korban, pelayanan medis, serta pengiriman personel dan perlengkapan ke wilayah terdampak bencana.

Dari sisi pengadaan, skema hibah dinilai dapat memperpendek waktu pemenuhan kebutuhan kapal berkemampuan komando tanpa harus melalui proses pembangunan platform baru yang membutuhkan waktu dan biaya lebih besar.

Namun demikian, Kemhan menegaskan bahwa seluruh tahapan tetap harus dilaksanakan melalui mekanisme resmi antar-pemerintah atau government to government.

Baca Juga :  Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends

Rico juga menjelaskan bahwa penawaran hibah Giuseppe Garibaldi tidak terlepas dari semakin kuatnya hubungan pertahanan antara Indonesia dan Italia.

Kerja sama pertahanan kedua negara telah berkembang melalui berbagai program dan kolaborasi sejak Presiden Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Hubungan yang dilandasi rasa saling percaya tersebut menjadi modal penting dalam memperluas kerja sama strategis kedua negara.

Penawaran hibah Giuseppe Garibaldi menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang tetap akan diproses secara hati-hati, transparan, dan sesuai kebutuhan pertahanan Indonesia.

Kemhan memastikan setiap keputusan yang diambil akan mengutamakan kepentingan nasional, efektivitas operasional, serta penggunaan anggaran negara secara bertanggung jawab.

“Ukurannya bukan semata-mata besar atau kecilnya biaya, tetapi apakah kehadiran kapal tersebut memberikan nilai strategis, operasional, dan kemanusiaan yang nyata bagi kepentingan nasional,” ujar Rico.

Melalui kajian yang matang, pemerintah diharapkan dapat memastikan bahwa setiap penguatan alat utama sistem pertahanan tidak hanya meningkatkan kemampuan militer, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi keamanan wilayah dan perlindungan masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

KPK Periksa Sestama BNPB Rustian dan Tujuh Saksi Lain dalam Kasus Dana Siap Pakai
Aksi #IndonesiaSadar Akan Digelar di Jakarta pada Hari Sumpah Pemuda, Ini Lima Tuntutannya
Dugaan Dana BNPB Saham, KPK Dalami Aliran Rp30,98 Miliar
Anak Krakatau Level Siaga, Radius 5 Km Dilarang untuk Aktivitas
Follow-up OTT KPK BNPB: Surat ke Panglima TNI Sudah Dikirim, Balasan Tertulis Masih Ditunggu
Operasi Patuh 2026 Digelar Serentak, Lawan Arus Jadi Prioritas Utama Penindakan
IHSG Berbalik Menguat 0,94 Persen ke 5.328 Usai BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen
KPK Surati Panglima TNI, Dua Prajurit Aktif Diduga Terlibat Korupsi Dana Bencana BNPB
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 15:00 WIB

KPK Periksa Sestama BNPB Rustian dan Tujuh Saksi Lain dalam Kasus Dana Siap Pakai

Wednesday, 28 October 2026 - 13:12 WIB

Aksi #IndonesiaSadar Akan Digelar di Jakarta pada Hari Sumpah Pemuda, Ini Lima Tuntutannya

Tuesday, 27 October 2026 - 17:00 WIB

Dugaan Dana BNPB Saham, KPK Dalami Aliran Rp30,98 Miliar

Tuesday, 27 October 2026 - 14:24 WIB

Anak Krakatau Level Siaga, Radius 5 Km Dilarang untuk Aktivitas

Monday, 26 October 2026 - 16:00 WIB

Follow-up OTT KPK BNPB: Surat ke Panglima TNI Sudah Dikirim, Balasan Tertulis Masih Ditunggu

Thursday, 22 October 2026 - 15:00 WIB

IHSG Berbalik Menguat 0,94 Persen ke 5.328 Usai BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen

Thursday, 22 October 2026 - 10:55 WIB

KPK Surati Panglima TNI, Dua Prajurit Aktif Diduga Terlibat Korupsi Dana Bencana BNPB

Wednesday, 21 October 2026 - 13:09 WIB

Mahasiswa Angkat Tiga Jari di Tugu Tani, Aksi 2 Tahun Prabowo-Gibran Suarakan 5 Tuntutan

Berita Terbaru

Nasional

Dugaan Dana BNPB Saham, KPK Dalami Aliran Rp30,98 Miliar

Tuesday, 27 Oct 2026 - 17:00 WIB

Nasional

Anak Krakatau Level Siaga, Radius 5 Km Dilarang untuk Aktivitas

Tuesday, 27 Oct 2026 - 14:24 WIB