IHSG Jebol ke Bawah 5.000 Hari Ini, Terlemah di Asia

- Redaksi

Monday, 19 October 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok pada perdagangan Senin (19/10/2026) dan jebol ke bawah level psikologis 5.000. Pada penutupan sesi I, IHSG parkir di level 4.923 setelah merosot 261,84 poin atau 5,05 persen dari penutupan Jumat di 5.185,10, dan menjadi indeks terlemah di Bursa Asia pada jeda siang ini menurut Bloomberg Technoz.

Tekanan jual melanda hampir seluruh papan perdagangan. Sebanyak 744 saham melemah, hanya 42 saham yang menguat, dan 13 saham stagnan. Sepanjang sesi I, IHSG bergerak dalam rentang 4.907 hingga 4.974 setelah dibuka di level 4.961. Nilai transaksi mencapai Rp10,03 triliun dengan volume 16,89 miliar saham dan frekuensi 872 ribu kali transaksi. Indeks unggulan LQ45 ikut jatuh 5,54 persen ke level 480,42.

Dari sisi sektoral, saham barang baku menjadi pemberat utama dengan kejatuhan 6,35 persen, disusul saham infrastruktur yang turun 5,49 persen dan saham energi yang melemah 5,48 persen. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) menyusut ke kisaran Rp8.737,67 triliun.

ADVERTISEMENT

KOL Management

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada sesi II, tekanan belum mereda dan IHSG masih bergerak di bawah level 4.920. harianbasis.co mencatat indeks berada di 4.916,81 atau melemah 5,17 persen pada pemantauan sore hari.

Saham-saham berkapitalisasi besar berguguran. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) anjlok 6,86 persen ke Rp4.820, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 6,82 persen ke Rp2.460, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 2,65 persen ke Rp3.300. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) terkoreksi 6,84 persen ke Rp1.770, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun 4 persen ke Rp24, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) ambles 6,99 persen ke Rp665, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) merosot 6,67 persen menjadi Rp2.380, serta PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) melemah 4,07 persen ke Rp2.120.

Baca Juga :  Bedu Membeberkan Persoalan Kesulitan Ekonomi Sampai Jual Rumah Seharga 5,5 Milyar

Di tengah dominasi zona merah, saham PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) justru melesat 28,79 persen ke Rp170 dan menjadi salah satu dari sedikit saham yang menguat.

Tiga pemicu kejatuhan

Head of Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai koreksi hari ini dipengaruhi tiga faktor. Pertama, respons lanjutan pasar terhadap proposal MSCI yang membuka konsultasi penurunan klasifikasi Indonesia menjadi standalone market. Kedua, posisi rupiah yang cenderung tertekan terhadap dolar Amerika Serikat. Ketiga, investor menanti rilis data produk domestik bruto (PDB) China yang bisa berimplikasi positif bagi komoditas Indonesia bila menguat.

Respons otoritas

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menegaskan Indonesia masih layak menyandang status emerging market. Menurutnya, catatan MSCI sendiri memuat sejumlah kriteria emerging market yang telah dipenuhi Indonesia, bahkan pada beberapa poin Indonesia lebih baik dibandingkan negara emerging market lainnya. Ia menyebut Indonesia memiliki arus modal yang bebas, cadangan devisa 146,3 miliar dolar AS, serta pasar saham yang normal dan likuid. Pimpinan BEI juga dijadwalkan bertemu MSCI pada Senin untuk meminta penjelasan lebih lanjut mengenai rencana perubahan klasifikasi tersebut, menurut laporan Reuters.

Baca Juga :  Pengeluaran Belanja Iklan Ganjar Capai Rp 3,6 Miliar, Tidak Sampai Setengah Pengeluaran Prabowo

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmen melanjutkan reformasi pasar modal dan pembahasan dengan MSCI. Sementara itu, mulai hari ini BEI resmi memangkas batas bawah penolakan otomatis (auto rejection bawah/ARB) menjadi 7 persen dari sebelumnya 15 persen, berlaku hingga 31 Desember 2026, untuk meredam volatilitas perdagangan.

Asing terus keluar

Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing. BRI Danareksa Sekuritas mencatat penjualan bersih (net sell) asing mencapai Rp3,19 triliun sepanjang pekan lalu, termasuk Rp3,34 triliun pada Jumat saja. Dengan demikian, akumulasi dana asing yang keluar dari pasar saham Indonesia sejak awal tahun telah mencapai Rp88,19 triliun.

Kejatuhan hari ini merupakan lanjutan dari anjlok 11,57 persen pada Jumat (16/10/2026) yang menjadi penurunan harian terdalam sejak krisis 1998. Level di bawah 5.000 terakhir terlihat pada masa pandemi COVID-19, menurut catatan indonesianow.co.

Sumber Berita: Bloomberg Technoz, kayonews.co.id (mengutip CNN Indonesia/RTI Business), harianbasis.co, lensahukum.co.id, cobisnis.com, indonesianow.co (detikcom), Reuters via TradingView, MNC Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas

Berita Terkait

Prabowo Lantik 9 Pejabat Negara: Kepala BNPB Baru, Dua Wamenhan, hingga KSAD Baru
Martha Tilaar Dimakamkan Hari Ini di San Diego Hills, Berdampingan dengan Sang Suami
Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel, 8 Orang Luka Dilarikan ke RS
Asap Karhutla Meluas ke Singapura dan Malaysia, Belum Jadi Bencana Nasional
Motor Meledak Saat Kabur dari Pengejaran, Dua Pencuri Motor di Koja Diamankan Polisi
Rosslaw Indonesia – Platform Belajar Hukum dan Legal AI untuk Mahasiswa Indonesia
Modus Bujukan Saat Hendak Les, 2 Bocah di Jakbar Diculik dan Kalungnya Disita Pelaku
Indonesia Beri Penghormatan kepada Pasukan Jepang, Menhan Sjafrie: Kerja Sama Pertahanan Hadir untuk Kemanusiaan
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 16:25 WIB

IHSG Jebol ke Bawah 5.000 Hari Ini, Terlemah di Asia

Friday, 16 October 2026 - 15:00 WIB

Prabowo Lantik 9 Pejabat Negara: Kepala BNPB Baru, Dua Wamenhan, hingga KSAD Baru

Friday, 16 October 2026 - 10:49 WIB

Martha Tilaar Dimakamkan Hari Ini di San Diego Hills, Berdampingan dengan Sang Suami

Thursday, 15 October 2026 - 09:00 WIB

Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel, 8 Orang Luka Dilarikan ke RS

Tuesday, 13 October 2026 - 14:16 WIB

Motor Meledak Saat Kabur dari Pengejaran, Dua Pencuri Motor di Koja Diamankan Polisi

Wednesday, 7 October 2026 - 02:43 WIB

Rosslaw Indonesia – Platform Belajar Hukum dan Legal AI untuk Mahasiswa Indonesia

Monday, 5 October 2026 - 20:06 WIB

GBK Jadi Panggung Budaya Jelang Final Timnas Indonesia vs Thailand

Thursday, 1 October 2026 - 11:27 WIB

Modus Bujukan Saat Hendak Les, 2 Bocah di Jakbar Diculik dan Kalungnya Disita Pelaku

Berita Terbaru

Nasional

IHSG Jebol ke Bawah 5.000 Hari Ini, Terlemah di Asia

Monday, 19 Oct 2026 - 16:25 WIB

Ilustrasi tabung gas elpiji 3 kg. Ledakan di Pasar Cimanggis diduga berkaitan dengan tabung gas, namun penyebab pastinya masih diselidiki polisi.

Nasional

Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel, 8 Orang Luka Dilarikan ke RS

Thursday, 15 Oct 2026 - 09:00 WIB