JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melantik sembilan pejabat negara di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (15/10/2026) sore. Pelantikan ini merupakan perombakan kabinet kedelapan sejak Prabowo menjabat Presiden pada Oktober 2024.
Pelantikan kali ini hanya berjarak 14 hari setelah reshuffle ketujuh yang dilakukan pada 1 Oktober 2026 lalu. Sembilan pejabat dilantik untuk mengisi sejumlah posisi strategis, mulai dari jajaran TNI, kementerian, hingga lembaga pemerintah non-kementerian.
Pengangkatan para pejabat tersebut didasarkan pada sejumlah keputusan presiden (keppres), termasuk Keppres Nomor 105 dan 106 TNI Tahun 2026 untuk pergantian di lingkungan TNI.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Daftar Lengkap 9 Pejabat yang Dilantik
- Jenderal TNI Maruli Simanjuntak – Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
- Jenderal TNI Tandyo Budi Revita – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
- Marsekal TNI Yusuf Jauhari – Wakil Menteri Pertahanan bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.
- Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon – Wakil Menteri Pertahanan bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan.
- Dr. Alim Setiawan Slamet – Wakil Menteri Pertanian.
- M. Maulana Bungaran – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
- Letjen TNI Kristomei Sianturi – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
- Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko – Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
- Mayjen TNI Sriyanto – Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
Maruli dan Tandyo Bertukar Posisi
Sorotan utama pelantikan ini adalah pergantian di pucuk pimpinan TNI Angkatan Darat. Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang sebelumnya menjabat KSAD kini memegang dua jabatan sekaligus: Wakil Panglima TNI dan Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
Sementara itu, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita yang sebelumnya menjabat Wakil Panglima TNI kini mengisi kursi KSAD yang ditinggalkan Maruli. Keduanya secara efektif bertukar posisi dari jabatan sebelumnya.
Selain itu, Presiden Prabowo memperkuat jajaran Kementerian Pertahanan dengan melantik dua wakil menteri baru, yakni Marsekal TNI Yusuf Jauhari dan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, masing-masing dengan bidang tugas yang berbeda.
Kepala BNPB Baru di Tengah Karhutla
Pada sektor penanggulangan bencana, Letjen TNI Kristomei Sianturi dilantik menjadi Kepala BNPB, menggantikan Jenderal TNI (Purn) Suharyanto yang memimpin lembaga tersebut sejak 17 November 2021.
Pergantian pucuk pimpinan BNPB ini terjadi di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Salah satu agenda awal yang menanti Kepala BNPB baru adalah verifikasi luas lahan terdampak karhutla menggunakan data satelit.
Para pejabat yang dilantik kemudian mengucapkan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
Sumber Berita: kebaruan.com, jurnallugas.com, fativa.id, mediakampung.com, korankota.com, viv.co.id











