Polisi Selidiki Aksi Penganiayaan, Komplotan Pembacok Pria di Koja Diburu

- Redaksi

Friday, 11 September 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Aparat kepolisian bergerak melakukan penyelidikan untuk mengejar komplotan pembacok pria di Koja, Jakarta Utara. Kasus penyerangan yang menimpa seorang warga tersebut kini tengah ditangani secara intensif oleh aparat jajaran Polsek Koja bersama Polres Metro Jakarta Utara.

Aksi penganiayaan tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok orang yang secara tiba-tiba mendatangi dan menyerang korban menggunakan senjata tajam. Akibat serangan mendadak tersebut, korban mengalami luka parah dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  Partai Serta Caleg yang Menutupi Riwayat Hidup Patut Dicurigai, Dinilai Tak Pantas Dipilih

Setelah menerima laporan kejadian, petugas kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk menggelar olah TKP awal dan menyita barang bukti pendukung. Selain itu, penyidik juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di sekitar area kejadian saat penyerangan berlangsung.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa upaya pendataan dan pengidentifikasian para pelaku masih terus berjalan. Polisi berjanji mengusut tuntas motif di balik aksi penganiayaan ini serta mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan para pelaku untuk segera melapor demi mempercepat proses penangkapan.

Berita Terkait

KPK Periksa Sestama BNPB Rustian dan Tujuh Saksi Lain dalam Kasus Dana Siap Pakai
Aksi #IndonesiaSadar Akan Digelar di Jakarta pada Hari Sumpah Pemuda, Ini Lima Tuntutannya
Dugaan Dana BNPB Saham, KPK Dalami Aliran Rp30,98 Miliar
Anak Krakatau Level Siaga, Radius 5 Km Dilarang untuk Aktivitas
Follow-up OTT KPK BNPB: Surat ke Panglima TNI Sudah Dikirim, Balasan Tertulis Masih Ditunggu
Operasi Patuh 2026 Digelar Serentak, Lawan Arus Jadi Prioritas Utama Penindakan
IHSG Berbalik Menguat 0,94 Persen ke 5.328 Usai BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen
KPK Surati Panglima TNI, Dua Prajurit Aktif Diduga Terlibat Korupsi Dana Bencana BNPB
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 15:00 WIB

KPK Periksa Sestama BNPB Rustian dan Tujuh Saksi Lain dalam Kasus Dana Siap Pakai

Wednesday, 28 October 2026 - 13:12 WIB

Aksi #IndonesiaSadar Akan Digelar di Jakarta pada Hari Sumpah Pemuda, Ini Lima Tuntutannya

Tuesday, 27 October 2026 - 17:00 WIB

Dugaan Dana BNPB Saham, KPK Dalami Aliran Rp30,98 Miliar

Tuesday, 27 October 2026 - 14:24 WIB

Anak Krakatau Level Siaga, Radius 5 Km Dilarang untuk Aktivitas

Monday, 26 October 2026 - 16:00 WIB

Follow-up OTT KPK BNPB: Surat ke Panglima TNI Sudah Dikirim, Balasan Tertulis Masih Ditunggu

Thursday, 22 October 2026 - 15:00 WIB

IHSG Berbalik Menguat 0,94 Persen ke 5.328 Usai BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen

Thursday, 22 October 2026 - 10:55 WIB

KPK Surati Panglima TNI, Dua Prajurit Aktif Diduga Terlibat Korupsi Dana Bencana BNPB

Wednesday, 21 October 2026 - 13:09 WIB

Mahasiswa Angkat Tiga Jari di Tugu Tani, Aksi 2 Tahun Prabowo-Gibran Suarakan 5 Tuntutan

Berita Terbaru

Nasional

Dugaan Dana BNPB Saham, KPK Dalami Aliran Rp30,98 Miliar

Tuesday, 27 Oct 2026 - 17:00 WIB

Nasional

Anak Krakatau Level Siaga, Radius 5 Km Dilarang untuk Aktivitas

Tuesday, 27 Oct 2026 - 14:24 WIB