Longsor Lumajang Tewaskan Ayah dan Anak, BNPB Catat 2.285 Bencana hingga 3 November

- Redaksi

Wednesday, 4 November 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penanganan darurat pasca longsor. Foto ini bukan foto rumah korban di Dusun Jonggrang.

Ilustrasi penanganan darurat pasca longsor. Foto ini bukan foto rumah korban di Dusun Jonggrang.

Longsor Lumajang menewaskan seorang ayah dan putrinya pada Sabtu 31 Oktober 2026. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 2.285 bencana di Indonesia hingga 3 November 2026. Data longsor Lumajang 2.285 bencana ini menjadi peringatan keras di masa pancaroba. Warga di daerah rawan diminta meningkatkan kewaspadaan sebelum musim hujan datang penuh.

Longsor dini hari menimpa rumah yang sedang beristirahat

Tanah longsor terjadi pada Sabtu 31 Oktober 2026 pukul 01.00 WIB. Lokasinya di Dusun Jonggrang, Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Hujan lebat mengguyur wilayah itu pada Jumat malam sebelumnya. Hujan turun mulai pukul 20.00 sampai 23.00 WIB. Kondisi lereng yang labil membuat material tanah runtuh dan menimpa rumah warga. Longsor pertama menimpa rumah satu keluarga yang sedang beristirahat. Longsor susulan kemudian menimbun rumah beserta penghuninya. Tebing yang longsor setinggi sekitar 10 meter. Panjang titik longsor sekitar 8 meter.

Dua korban dari satu keluarga

Dua warga meninggal dunia dalam peristiwa ini. Korban pertama adalah Imron Rosadi, laki-laki berusia 40 tahun. Korban kedua adalah putrinya, Hilya, perempuan berusia 9 tahun. Ibu korban selamat dari peristiwa itu. Kedua korban dievakuasi secara mandiri oleh warga. Keluarga kemudian memakamkan kedua korban. BNPB mencatat satu unit rumah mengalami rusak sedang. Pendataan sementara Pemerintah Kabupaten Lumajang mencatat dua rumah terdampak. Tim gabungan segera melakukan evakuasi korban dan pembersihan material longsoran. Tim itu terdiri atas Koramil Pronojiwo, pemerintah desa, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana, dan masyarakat setempat.

Santunan dan penanganan di lapangan

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan santunan duka total Rp20 juta. Santunan itu untuk dua korban jiwa dalam peristiwa ini. Pemprov juga menyalurkan paket sembako bagi keluarga terdampak. Bantuan semen dan bata disiapkan untuk pemulihan bangunan. TRC BPBD Kabupaten Lumajang terus melakukan penanganan di lokasi. Penanganan itu meliputi pengamanan lokasi dan kajian cepat. Petugas juga membersihkan material tanah yang menimpa rumah warga. Bantuan awal berupa terpal diberikan kepada warga terdampak. TRC BPBD berupaya membuka akses jalan Tamansari menuju Ibura ja. Akses itu sempat tertutup material longsor. BNPB menginformasikan jalur melalui Dampit, Malang, tidak dapat dilalui kendaraan. Genangan banjir di beberapa titik menjadi penyebabnya.

2.285 bencana hingga awal November

BNPB melaporkan 2.285 kejadian bencana di Indonesia hingga 3 November 2026. Pada 3 November 2026, BNPB mencatat 7 kejadian baru, sehingga totalnya menjadi 2.285. Pada 2 November 2026 tercatat 31 kejadian baru dari akhir pekan lalu. Rinciannya adalah 11 karhutla, 10 banjir, 7 cuaca ekstrem, dan 3 longsor. Tiga longsor baru itu terjadi di Simalungun, Banjarnegara, dan Malang. Eskalasi bencana hidrometeorologi dipicu cuaca ekstrem pada 31 Oktober sampai 2 November 2026. Banjir bandang melanda Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Tanggul jebol terjadi di Kota Bandung, Jawa Barat. Banjir di Lumajang berdampak pada 1.417 kepala keluarga. Banjir itu juga berdampak pada 1.417 rumah di delapan desa pada tiga kecamatan. Laman resmi BNPB menyediakan informasi kebencanaan terbaru di https://bnpb.go.id/.

Baca Juga :  Pramono Pastikan Lonjakan Harga Cabai Tak Ganggu Inflasi di Jakarta

Imbauan waspada di masa pancaroba

Memasuki masa peralihan musim, BNPB mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan ekstra. Imbauan itu terutama bagi warga di daerah rawan bencana. Daerah rawan itu meliputi bantaran sungai, lereng bukit, dan sekitar tanggul. Warga diminta waspada terutama ketika hujan deras berlangsung lama. Berdasarkan informasi BMKG yang disampaikan BNPB, sebagian wilayah mulai memasuki musim hujan pada awal November 2026. Potensi yang perlu diwaspadai meliputi hujan lebat disertai petir. Angin kencang atau puting beliung juga perlu diwaspadai. Banjir dan tanah longsor menjadi ancaman susulan yang nyata. Warga yang melihat retakan tanah di sekitar tebing diminta segera melapor. Laporan cepat membantu BPBD melakukan asesmen kebencanaan lebih awal.

Sumber Berita: Posbekasi, BNPB, BPBD Kabupaten Lumajang, Pemerintah Kabupaten Lumajang, Liputan6.

Berita Terkait

12 Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan November 2026, DKI Berlaku sampai 31 Desember
Tenggat 60 Hari Suket Gibran: Hitungan Belum Berjalan, PK Tidak Menangguhkan Eksekusi
MA Batalkan Konferensi Pers Penjelasan Putusan Suket Gibran
Anak Krakatau Erupsi 12 Kali pada Sabtu Malam, Status Tetap Siaga
Sidang Dakwaan Silmy Karim: Kode Malaikat dan Menteri RAMA Terungkap di Pengadilan
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian dan Tujuh Saksi Lain dalam Kasus Dana Siap Pakai
Aksi #IndonesiaSadar Akan Digelar di Jakarta pada Hari Sumpah Pemuda, Ini Lima Tuntutannya
Dugaan Dana BNPB Saham, KPK Dalami Aliran Rp30,98 Miliar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 12:01 WIB

Longsor Lumajang Tewaskan Ayah dan Anak, BNPB Catat 2.285 Bencana hingga 3 November

Tuesday, 3 November 2026 - 11:21 WIB

12 Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan November 2026, DKI Berlaku sampai 31 Desember

Tuesday, 3 November 2026 - 10:58 WIB

Tenggat 60 Hari Suket Gibran: Hitungan Belum Berjalan, PK Tidak Menangguhkan Eksekusi

Monday, 2 November 2026 - 14:26 WIB

MA Batalkan Konferensi Pers Penjelasan Putusan Suket Gibran

Monday, 2 November 2026 - 14:23 WIB

Anak Krakatau Erupsi 12 Kali pada Sabtu Malam, Status Tetap Siaga

Wednesday, 28 October 2026 - 15:00 WIB

KPK Periksa Sestama BNPB Rustian dan Tujuh Saksi Lain dalam Kasus Dana Siap Pakai

Wednesday, 28 October 2026 - 13:12 WIB

Aksi #IndonesiaSadar Akan Digelar di Jakarta pada Hari Sumpah Pemuda, Ini Lima Tuntutannya

Tuesday, 27 October 2026 - 17:00 WIB

Dugaan Dana BNPB Saham, KPK Dalami Aliran Rp30,98 Miliar

Berita Terbaru

Nasional

MA Batalkan Konferensi Pers Penjelasan Putusan Suket Gibran

Monday, 2 Nov 2026 - 14:26 WIB